Festival Budaya SMAN 3 Bandung (Marvanata)

Fesbud yang digelar untuk kali keenam itu, tahun ini digelar di lapang Pussenif Jalan Supratman Kota Bandung, Sabtu 7 September 2019

Rangkaian acaranya dilangsungkan dari pagi hari sampai mendekati larut malam. Mengusung tema Marvanata yaitu dunia yang penuh keanggunan yang menyatukan budi dan jiwa. Marvanata diambil dari isi wawacan Sulanjana yang menceritakan tentang Dewi Sri, Dewi kesuburan. Saat mengalami suatu konflik yang menyebabkan Dewi Sri harus dikuburkan di dunia ini,  tanah dan tanaman tumbuh subur termasuk padi serta menciptakan dunia yang anggun.

Kegiatan Fesbud merupakan ajang untuk menggangkat dan memelihara budaya bangsa, khususnya Sunda ingin kembali menonjolkan seni tradisi, khususnya budaya Jawa Barat. Kebhineka Tunggal Ikaan NKRI menjadikan bangsa Indonesia utuh, menghargai satu sama lain tentang kebudayaan seluruh Indonesia. Apabila menghargai budaya insya Alloh NKRI akan utuh. Pawai menunjukan karismatik Kebhineka Tunggal Ikaan, kemudian mengerucut ketika masuk ke sini (lokasi Fesbud) mengenalkan budaya Sunda. Tata panggung dan stand dibuat secara menarik, begitu juga tata cahaya panggungnya ditambah kemeriahan kembang apinya.

Atalia Kamil Istri Gubernur Jabar, Dewi Sartika, Kadisdik Jabar, Endang Susilastuti, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII, Dian Peniasiani, Pengawas Pembina SMA, Yeni Gantini, Kepala SMAN 3, Een, Kepala Tata Usaha SMAN 3, dan tamu undangan lainnya turut hadir saat pembukaan.

Ketika anak-anak hebat menggagas sebuah kegiatan untuk mendengungkan budaya kalau bukan oleh kita siapa lagi, kalau tidak sekarang kapan lagi. Selain sukses mereka juga tidak lupa akar budayanya,” kata Atalia yang juga didaulat menjadi Bunda Literasi Prop Jabar

Pagi harinya ada sekitar 400 siswa dari kelas X-XI, yang melakukan pawai berjalan kaki dari sekolahnya menuju Pussenif.

Pengisi acara memakai pakaian tradisional dengan tema wawacan Sulanjana, yang menceritakan jalan cerita Dewi Sri. Pada tampilan tradisional ada tari Merak, Paduan Angklung SMAN 3, Karinding SMAN 16, wayang golek, dan lainnya.

Di samping itu ada stand yang menampilkan mengenai budaya Sunda.

Sedangkan untuk tampilan seni modern menampilkan band Pamungkas, Rasukma, Nidji, Rizki Febian dan sebagainya.

Sumber: https://majalahsora.com/atalia-kamil-istri-gubernur-jabar-puji-fesbud-sman-3-kota-bandung/